Cara Budidaya Ikan Cupang Yang Baik

Cara Budidaya Ikan Cupang Yang Baik

1.Keuntungan Memelihara ikan cupang

Jika dikomparasikan dengan budidaya ikan konsumsi pemeliharaannya hamppir sama sementara masalah penjualan seringkali ikan konsumsi dihargai dengan sistem kiloan. Ikan hias dihargai dengan sistem per ekor, dengan begitu bisnis budidaya ikan konsumsi lebih menekankan kuantitas, sehingga membutuhkan lahan yang luas dan sarana yang lebih banyak. Menurut Situs http://agent88bet.co/Hasil budiadaya ikan hias lebih menekankan kualitas sehingga dapat dilakukan di lahan sempit dan dapat dilakukan sebagai usaha sampingan.

Nilai jual ikan hias lebih tinggi dari pada ikan konsumsi.

Usaha budidaya ikan hias bisa miningkatkan penghasilan untuk para pengusahanya

2.Keunggulan Ikan Hias

  1. Teknologinya gampang diserap dan diterapkan, sebab teknologi yang digunakan lumayan sederhana
  2. Budidaya ikan hias tidak membutuhkan lahan yang luas
  3. Perputaran modal cepat, bisa dipanen dalam jangka masa-masa yang singkat
  4. Budaidaya ikan hias mempu menyerap tenaga kerja
  5. Pasar yang menjanjikan baik dalam negeri maupun ekspor

Praktik Budidaya Ikan Cupang

  1. Memilih Indukan Ikan Cupang

Memilih indukan atau bibit yang berkualitas

Cara Budidaya Ikan Cupang Yang Baik
Cara Budidaya Ikan Cupang Yang Baik
  1. Bagi ikan jantan:

> Pilih ikan yang tidak jarang berenang di bawah ataupun melayang ditengah permukaan. Jangan pilih ikan yang tidak jarang berenang pada permukaan air, urusan tersebut menandakan bahwa ikan tersebut dalam kedaan tidak sehat.

> Pilihlah ikan yang mempunyai warna cerah, meskipun ikantersebut berwarna gelap (hitam) pilihlah warna yang mengkilat, karena tersebut adalah ciri pejantan tangguh.

> Ikan cupang jantan mestilah lincah. Jika hendak mengetahui lincah atau tidak ikan itu, jajaki dekatkan dengan cupang jantan lain/dengan cermin. Maka bakal terlihat nantinya.

> Berumur minimal 4-8 bulan

  1. Bagi ikan betina:

> Ikan betina mempunyai warna pudar dan gerakannya tidak lincah. Ikan ini ingin lebih tidak jarang diam.

> Pilih ikan cupang betina yang mempunyai matang telur. Betina yang matang telur bisa diketahui dari perutnya yang buncit dan dibagian perut bawahnya (dekat dengan sirip dasi ikan) terdapat semacam bintik bintik putih.

> Ikan ini mestilah telah berumur diatas 4 bulan. Sebetulnya dapat mengawinkan dibawah usia 4 bulan, contohnya 3 bulan keatas. Namun…ikan ini bakal menghasilkan telur yang tidak lumayan banyak.

  1. Pemijahan Ikan Cupang

 

Sebelum ikan betina dimasukkan kedalam wadah pemijahan, usahakan 2 atau 3 hari sebelumnya diberi makanan jentik nyamuk. Agar perutnya semakin buncit dan telur yang dihasilkan dapat semakin banyak.

Tempat pemijahan ikan cupang sebenarnya tidaklah lebih banyak jika dikomparasikan dengan lokasi pemeliharaannya. Cukup pakai akuarium berukuran kecil ataupun toples – toples yang ada. Jika lokasi terlalu besar, bisa jadi kawin ikan ini sangatlah kecil, sebab saling jauh jarak antara ikan jantan dan ikan betina. Biasanya memakai ukuran 20x20x20 cm.

Dalam satu kali perkawinan, ikan cupang dapat menghasilkan sampai 1000 butir telur. Telur itu akan menetas dalam masa-masa 24 jam sesudah pembuahan. Biasanya dalam satu kali kawin ikan cupang melulu dapat di panen 30-50 ikan cupang yang hidup.

  1. Langkah-Langkah Pemijahan Ikan Cupang

Pindahkan ikan jantan ke dalam wadah pemijahan dan biarkan dahulu sekitar satu hari, supaya si jantan ini dapat beradap tasi dengan wilayah barunya tersebut.

  • Dekatkan si jantan dan betina, dengan teknik menempatkan betina ke dalam lokasi ikan jantan, tetapi ikan betina tidak boleh dimasukkan terlebih dahulu. Gunakan gelas aqua ataupun plastik guna cupang betina.
  • Biarkan suasana seperti diatas sampai 1-2 hari. Lihatlah,bilamana pada permukaan lokasi cupang jantan sudah tidak sedikit gelembung – gelembung yang dibuat, berarti cupang jantan tersebut sudah siap. Setelah tersebut langsung masukkan saja cupang betina ke dalamnya. Dan biarkan ke adaan ikan laksana itu.
  • Sekitar 1-2 hari lihatlah ikan tersebut. Jika berhasil, di permukaan bakal ada tidak sedikit terlur berwarna putih yang menempel pada gelembung – gelembung yang sebelumnya pernah diciptakan oleh cupang jantan.

 

  • Setelah tahu terdapat telur, usahakan angkat dan pindahkan cupang betina ke dalam lokasi lain. Karena banyak sekali cupang betina memakan telurnya sendiri. Berbalik dengan cupang jantan yang selalu mengawal telurnya dengansarat siaga dan kasih sayang.

 

  • Jangan tak sempat beri santap secukupnya, baik cupang jantan maupun cupang betina. Karena sesudah proses pemijahan tersebut selesai, kedua ikan bakal sangat keletihan danperlu makanan guna asupan energi. Terutama guna cupang betina, beri ia masa-masa istirahat sebelum bakal di kawainkan kembali. Sebaliknya, cupang jantan pun diberi makansupaya tidak kelaparan dan memakan telur – telurnya sendiri.
  • Cukup perlu waktu 2 hari saja untuk menantikan telur tersebut menetas. Nanti bakal terlihat walau sangat kecil, anakan berenang walau belum sempurna dan masih ditolong ikan jantan. Jika anakan jatuh ke dasar, maka akan dipungut danditaruh kembali ke dalam gelembung – gelembungnya.
  • Berilah makanan anakan tersebut setelah 2-3 hari dari telur menetas. Biasanya anakan diberi makanan infusaria (anak kutu air) atau bila tidak ada, dapat diberikan kutu air yang sudah disaring.

 

i.Indukan jantan baru dapat diambil sesudah anakan tersebut berumur 2 minggu, pindahkan anakan tersebut pada wadah yanglebih banyak dan berikan kutu air yang lebih besar, ataudapat juga dengan larva nyamuk (jentik)

4.Pakan Ikan Cupang

  • Cupang hias diberi pakan alami laksana kutu air. Permberian pakan 2x dalam sehari, pada masa-masa pukul 07.00 dan 17.00, berikan pakan yang secukupnya. Terlalu tidak sedikit pakan tidak bagus terutama terhadap kesucian air di akuarium (dikhawatirkan bakal mengendap dan membusuk di dasar air).
  • Pemekaian takaran, laksana sendok teh dapat mengontrol jumlah pemberian pakan. Botol air mineral yang diberi selang juga dapat dimanfaatkan guna pemberian makanan cupang. Ala ttersebut di samping murah pun mudah dioperasikan. Kutu air dimasukan ke botol kemudian disemprotkan satu per satu ke dalam akuarium. Kutu air yang sudah dibekukan di dalam freezer pemberiannya lumayan dengan dicuil-cuil.
  • Jentik nyamuk dapat diserahkan sebagai selingan masing-masing 2 hari sekali, dapat juga diserahkan untuk makanan pokok. Toh, ikan cupang yang berumur 1.5 bulan sudah dapat makan makanan yang berukuran besar. Cuk usahakan dipungut yang teidak bengkok atau tua.
  • Masukkan cuk ke air es, secara otomatis mereka bakal teler, cuk bakal mengendap ke dasar sementara Non-cuk bakal mengambang. Cuk dipungut dengan saringan halus,lalu dimasukan ke dalam air yang sudah ditetesi PK, takaran 1/2 tetes guna ember ukuran 15 liter, ini guna “membangunkan” cuk, setelah tersebut cuk dibersihkan dengan air bersihdan siap disajikan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *